Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Al-Ghozali, Fakultas Psikologi , Universitas Muhammadiyah Surakarta sukses melaksanakan webinar dengan via zoom dan live streaming youtube pada hari Minggu, 26 Juli 2020 yang dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Dengan webinar berjudul “Peran Perempuan di Keluarga Milenial” yang diadakan oleh bidang IMMawati ini mampu menarik antusias kurang lebih 127 peserta dari berbagai universitas dalam mengikuti kegiatan webinar ini. Tujuan dari webinar ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana kedudukan perempuan dan peran di dalam keluarga serta mengetahui konsep perempuan sholihah di era milenial dalam menghadapi karir dan organisasi. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ita Susilowati, Mahasiswi Fakultas Psikologi UMS. Kemudian pembacaan CV pembicara 1 oleh IMMawati Alvanindya Nafik Ardani selaku moderator acara webinar ini dan di lanjutkan dengan pemaparan materi oleh pembicara 1 yaitu Ibu Dr. Sri Lestari, S.Psi., M.Psi (Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta) yang menjelaskan mengenai perempuan masa kini yang memiliki multiperan yaitu sebagai anak, istri dan juga ibu. Peran istri yang membangun rumah tangga yang sakinah,mawaddah,dan mau berkorban, peran ibu sebagai madrasah untuk anak-anaknya, dan peran anak untuk selalu berbakti kepada kedua orangtua. Kemudian selanjutnya pemaparan materi dari pembicara 2 yaitu Kak Fadhilatul Hasanah, S.E Sy., M.E (Sekertaris Bidang DPP IMMawati, Dosen UNMUH Palembang) yang menjelaskan mengenai Perempuan dan Karir di Era Milenial, dimana dalam Islam peran dan tugas perempuan dalam masyarakat sebagai ibu dan istri adalah peran yang mulia, seiring berjalannya waktu perempuan boleh berkarir dengan syarat-syarat sesuai ajaran Islam.
Dalam wawancaranya, Nafa Rafiana selaku ketua panitia kegiatan webinar ini menyampaikan “Alhamdulillah kami dapat mengadakan untuk pertama kalinya webinar yang bertema perempuan yang diisi oleh dosen dan sekretariat bidang immawati DPP, Banyak sekali teman-teman yang antusias, dan banyak sekali ilmu yg didapat mengenai perempuan dalam keluarga. Kami sudah maksimal dalam menyiapkan acara namun masih banyak hal yg perlu diperbaiki lagi mulai dari kendala teknis sampai komunikasi antar anggota. Untuk selanjutnya akan kami jadikan pembelajaran bagi agenda kami selanjutnya. Semoga ilmu yang kita peroleh ini dapat kita implementasikan dalam kehidupan” (fnl)