CIIP (Center of Islamic and Indigenous Psychology) sukses menyelenggarakan Workshop Publikasi Ilmiah (WPI) pertama dengan judul penulisan artikel ilmiah yang dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom pada hari Selasa, 20 April 2021. Kegiatan workshop berlangsung pada pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB dengan jumlah peserta kurang lebih 55 orang yang terdiri dari beberapa dosen dan mahasiswa. Tujuan workshop publikasi ilmiah ini untuk membantu civitas akademik Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta dalam rangka penulisan artikel publikasi ilmiah seperti yang disampaikan oleh ketua CIIP, bapak Dr. Daliman, SU, bahwa WPI menjadi hal yang penting karena kedepannya publikasi itu akan menjadi hal yang pokok dengan adanya aturan-aturan baru khususnya pada DIKTI.
Sesi pertama pada kegiatan workshop publikasi ilmiah ini ialah materi dari ibu Dr. Sri Lestari, M.Si (Dosen Fakultas Psikologi UMS) tentang penulisan artikel ilmiah. Beliau menyampaikan bahwa sumber bahan penulisan artikel ilmiah dapat diambil dari hasil riset, tesis mahasiswa, dan skripsi mahasiswa. Lalu, sesi kedua diisi dengan bedah jurnal oleh ibu Dr. Sri Lestari, M.Si. Tak hanya itu, ia juga memberikan beberapa tips menulis yaitu harus berani mencoba, pantang menyerah, dan tekun. Namun, tidak perlu sakit hati apabila suatu saat mendapat penolakan karena masih ada kesempatan untuk mencoba lagi bahkan untuk yang kesekian kali. “Ketika kita menulis, jangan dijadikan kegiatan tersebut menjadi beban. Dinikmati saja sehingga menulis tidak membuat sbb menurun namun dibuat sebagai hiburan ketika jenuh terhadap urusan mengajar dan rutinitas di kampus” Ujar pembicara WPI 1.
Kegiatan workshop diakhiri oleh harapan dari Dr. Sri Lestari, M.Si terhadap fakultas agar dapat menyediakan sistem untuk mendukung penulisan publikasi artikel sehingga potensi yang dimiliki oleh mahasiswa dan dosen dapat dikembangkan sebagai pengembangan keilmuan terutama di kalangan civitas akademik Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Berikutnya, kegiatan WPI ini kemudian akan diikuti oleh series 2 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan tema dan pembicara yang tidak kalah menarik. (wfa)