PSYCHOPALA merupakan sebuah organisasi yang didasari pada tujuan bersama untuk mengembangkan kemampuan sebagai mahasiswa agar dapat memiliki keahlian dibidang keorganisasian dan mampu mengambil semua aspek positif yang ada didalam semua kegiatan kepecintaalaman.

Lewat rangkaian konggres mahasiswa psikologi yang dilaksanakan di fakultas psikologi UGM,seseorang berinisiatif mencetuskan prototype penggiat alam bebas di fakultas psikologi UMS, beliau adalah joko wiyono, pendiri CORPS PSYCHOPALA. Beserta kawan-kawannya “Bang jack”, begitu panggilannya,mencoba membentuk corps PSYCHOPALA ini pada tanggal 28 September 1986. Dan kenapa di beri embel-embel corps,karena menurutnya organisasi ini harus berdasarkan kebanggaan,harga diri,dan kehotmatan. Sepulang dari konggres tesebut mereka memantapkan dalam “deklarasi nilasari”, mereka berusaha untuk memelopori berdirinya mapala fakultas di UMS.

Dan setelah corps psychopala menjadi pelopor untuk fakultas-fakultas lain di UMS dalam pembentukan Mapala fakultas,dengan kata lain corps psychopala menjadi mapala tertua di UMS ini. Dari situlah awal perjalan dari corps psychopala, mahasiswa psikologi pecinta alam. Selain menjadi pelopor mapala fakultas,corps psychopala juga menjadi pelopor berdirinya teater di fakultas psikologi, juga IMM di tingkat fakultas, ini merupakan suatu perubahan yang sangat besar dan tentunya membutuhkan pengorbanan yang besar pula, sehingga kami sebagai generasi penerus haruslah menjunjung tinggi nama besar corps psychopala pada khususnya dan fakultas psikologi UMS pada umumnya.

Pada awalnya perjalan corps psychopala belum terdapat suatu bentuk perkembangan yang jelas awalnya hanya kesamaan hobi, hanya dalam bentuk camping,mendaki gunung,dan rekreasi petualangan yang berhubungan dengan alam.Seiring dengan berjalannya waktu,timbul pula kesadaran bersama, akan pentingnya system organisasi dimana di dalamnya terdapat perkembangan ilmu kepecintaalaman dan system pendidikan dasar untuk calon anggota corps psychopala, yang dinamakan LATDASPALA,yaitu latihan dasar pecinta alam.

Sesuai dengan berjalannya waktu dan berkembangnya dunia kepecintaalaman serta berkembangnya jaman,maka sebagai generasi penerus kami dituntut untuk membuat perubahan dan menjadi mahasiswa yang krisis dalam berbagai bidang. Dengan tuntutan itu,maka psychopala tidak hanya bergerak pada bidang kepecintaalaman saja,akan tetapi kami juga bergerak pada bidang sosial masyarakat, politik, dan budaya.

Sampai sekarang psychopala merupakan mapala fakultas yang eksist dan berkembang,walaupun banyak goncangan dan cobaan yang dihadapi,namun kami berusaha survive dan memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan. Psychopala pernah vakum pada decade 1997-an, dikarenakan krisis anggota, dengan penuh tanggung jawab dan perjuangan yang besar, psychopala bangkit dari keterpurukan sehingga dapat menciptakan SDM yang mumpuni pada decade 1999-an. Ini menunjukkan bahwa kami ingin berkembang dan eksist di dunia kepecintaalaman.

Namun, ini tidak bertahan lama karena pada decade 2005-an, psychopala kembali diguncang permasalahan yang menjadikan psychopala di vakumkan, dengan alasan kebersihan.Ini merupakan tantangan bagi pengurus pada waktu itu,sehingga kami harus memperbaikinya.dengan penuh kesabaran, akhirnya psychopala hidup kembali dan menunjukkan keeksistensiannya.

Walaupun mendapat goncangan dan cobaan, tidaklah mengendurkan semangat psychopala untuk tetap eksis dan membuat prestasi yang membawa nama besar psychopala pada khususnya dan nama fakultas psikologi UMS pada umumnya. Prestasi-prestasi yang berhasil diraih antara lain :

  1. Seventeen Summit
  2. Psychopala Open Mind
  3. Xpdc Bengawan Solo
  4. Xpdc Kerinci
  5. Xpdc Bengawan Solo – Tuban
  6. Jambore Panti Asuhan Se-Eks Karisedenan Surakarta
  7. Mentari Wall Climbing Competition
  8. Lomba Lintas Alam Wonosobo

Prestasi diatas merupakan sebagian prestasi yang telah diraih oleh psychopala dalam keeksistensiannya, dan masih banyak yang lainnya yang belum dicantumkan, namun pretasi diatas sudah cukup menguatkan bahwasanya psychopala eksis dalam bidang kepecinta alaman, dan juga sosial kemasyarakatan